S1 Teknik Informatika Universitas STEKOM
MENU
Kegunaan & Fungsi  Pemrograman Python (bagian 2)
Informasi 103 dibaca

Kegunaan & Fungsi Pemrograman Python (bagian 2)

T

TAUFIK KURNIALENSYA S.Kom, M.Kom

Informasi

Diterbitkan

calendar_today 5 Juli 2022

Apa Saja Kegunaan dan Fungsi Python?

Beberapa penggunaan bahasa pemrograman Python yang paling umum mencakup web development, automasi, software testing, analisis data, machine learning, dan game development.

Web Development

Web development merujuk pada pembuatan website dan pengelolaannya. Ada dua bagian utama pada website: front-end dan back-end.

Front-end, yang juga disebut sisi klien aplikasi, adalah bagian website yang digunakan pengunjung untuk berinteraksi langsung. Bagian ini mencakup elemen-elemen seperti gambar, tombol, dan menu navigasi. Sebaliknya, back-end adalah bagian website yang tidak dilihat langsung oleh pengunjung. Sisi server atau back-end menyimpan data website dan memastikan semua hal yang ada pada front-end bisa berjalan lancar.


Python adalah bahasa pemrograman back-end. Web developer bisa menggunakan kode Python untuk mentransfer data ke dan dari server, berinteraksi dengan database, dan mengelola keamanan situs. Ada banyak framework Python yang sering digunakan dalam web development, termasuk:

Django. Web framework sumber terbuka dan tingkat tinggi berbasis Python untuk pengembangan cepat website yang aman dengan desain yang rapi.

Flask. Microframework yang ditulis dalam bahasa Python untuk menyediakan core yang sederhana tapi mudah dikembangkan, hampir tanpa dependensi pada library eksternal.

CherryPy. Terkenal karena kesederhanaannya, CherryPy memungkinkan developer membangun aplikasi web menggunakan pemrograman yang berorientasi objek, sehingga menghasilkan kode sumber yang lebih kecil dengan waktu yang lebih cepat.

web2py. Framework full-stack gratis yang bagus untuk mengembangkan aplikasi web portabel yang dijalankan dengan database.

Pyramid. Berperan sebagai penengah antara microframework dan mega framework, menawarkan fleksibilitas, kontrol, dan ekstensibilitas melalui add-ons dan environment pengembangan.

Automasi dan Scripting Sistem

Automasi adalah proses untuk mengatur komputer atau perangkat lainnya agar bisa menyelesaikan tugas secara otomatis tanpa campur tangan manusia. 

Sementara itu, scripting adalah penulisan kode untuk menciptakan sistem otomatis tersebut. 

Sebagai bahasa scripting, Python bisa digunakan untuk mengotomatiskan berbagai task, baik untuk programmer maupun non-programmer. 

Beberapa contoh task yang bisa dijalankan oleh skrip automasi adalah:

  1. Menyelesaikan soal matematika sederhana
  2. Mengecek error dan duplikat dalam file
  3. Mengganti nama file
  4. Mengonversi file
  5. Memasukkan data ke dalam spreadsheet Excel
  6. Mengirimkan permintaan HTTP
  7. Menghitung kurs mata uang
  8. Mendownload konten
  9. Menyortir, mengirim, dan membalas pesan teks/email
  10. Melakukan data scraping pada website
T

Tentang Penulis

TAUFIK KURNIALENSYA S.Kom, M.Kom

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.