INDIVIDU BERKESULITAN BELAJAR (tak kenal maka tak paham)
Berkesulitan Belajar diambil dari Specific Learning Disabilities adalah istilah umum untuk berbagai jenis kesulitan individu dalam menyimak, berbicara, membaca, menulis, bernalar, dan berhitung.
Kondisi ini bukan karena kecacatan fisik atau mental, bukan juga karena pengaruh lingkungan, melainkan karena kesulitan individu itu sendiri dalam mempersepsi dan memproses objek yang diinderainya. (NJCLD dalam Hallahan & Kauffman, 1988; Lerner, 2000)
3 Faktor & Istilah berikut yang perlu kita kenali:
1. DISLEKSIA : Kondisi Perkembangan Persepsi
Sering terlihat sebagai individu “bodoh”, tampilan under achiever
Kesulitan memproses dan memahami apa yang didengarnya.
- sulit menemukan kata atau kalimat yg tepat untuk menjawab pertanyaan
- sulit mengingat urutan kejadian
- banyak mengganti kata atau istilah saat menulis kata/kalimat yg didiktekan
Halaman buku sering terlihat kotor atau bahkan tersobek, karena ada saja tulisan yang dicoret-coret atau dihapus berkali-kali
Tampilan buku juga sering kehilangan bentuk (melintir sudut2nya, tertekuk disana-sini, atau banyak coretan, dst.)
2. DISGRAFIA : Kondisi Perkembangan Motorik
Sering terlihat sebagai individu yang kikuk, canggung.
Ketrampilan bergeraknya berkembang baik, tetapi sering mengalami gangguan keterarahan
- · sulit membedakan arah/posisi kiri dan kanan
- · memerlukan waktu merespons instruksi gerak sederhana atas-bawah
Kurang mampu memahami jarak, posisi dan presisi.
- · sering menabrak atau menyenggol benda-benda disekitarnya.
Sering dianggap bersikap kasar
- · mudah memukul orang/teman lain, padahal maksudnya hanya menepuk atau menyenggol
3. DISKALKULIA : Kondisi Perkembangan Bahasa
Kemampuan membaca lebih rendah dari seusianya
a) Sering sulit mengucapkan kata baru
b) Kesulitan dalam mengeja
c) Pemahaman berbahasanya bisa sangat baik, tetapi kesulitan dalam mengekspresikannya
Sering menghindari kegiatan yang berhubungan dengan membaca, lebih senang membaca komik atau menonton film
a) Senang melihat dan mendengarkan orang lain bercakap-cakap tetapi kikuk utk ikut/terlibat dalam pembicaraan
b) Sering kali salah saat mengucapkan nama atau kata
Dampak Perilaku
- 1. Depresi terutama saat belajar.
- 2. Menarik diri dan atau Tersingkir
- 3. Kehilangan minat untuk sekolah dan belajar.
- 4. Mendapat cap negatif (sebagai pemalas, bodoh, kikuk).
- 5. Mudah menyerah mudah terbawa pergaulan negatif.
Tentang Penulis
TONI WIJANARKO ADI PUTRA S.Kom, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.