Bagikan:
arrow_back Kembali ke Artikel Polymer pertama kali dirilis pada 2015 dan dikembangkan oleh Google. Dengan framework js ini, Anda dapat membangun web app dengan menggunakan komponen website.
Fitur-Fitur Polymer:
- Penyederhanaan proses pengembangan PWA.
- DOM Shadow – Untuk enkapsulasi CSS, JavaScript, dan templating.
- Polyfills – Untuk membuat elemen yang bisa disesuaikan dan dapat digunakan kembali.
- Catalog Elements – Memiliki banyak persediaan web component siap pakai.
Kelebihan Polymer:
- Struktur kode mudah dipahami pemula.
- Mendukung one-way maupun two-way data binding, sehingga dapat membangun area aplikasi yang lebih luas.
- Tersedia template yang kondisional dan berulang.
- Dibangun atas API standar website, sehingga sangat mudah untuk membuat HTML khusus.
- Dapat digunakan untuk membuat widget yang bisa digunakan kembali dalam dokumen dan web app.
- Menggunakan desain material Google untuk mengembangkan mobile app dengan mudah.
- Elemen custom didistribusikan di seluruh jaringan dan bisa digunakan dengan impor HTML.
Kekurangan Polymer:
- Struktur komponen web Polymer sulit dipahami, sehingga seringkali pengembang menulis ulang dan mengubah pengkodean.
- Kurang cocok untuk membangun aplikasi skala besar dan aplikasi berbasis mobile.
- Dokumentasi dan tutorial masih belum lengkap.
T
Tentang Penulis
TAUFIK KURNIALENSYA S.Kom, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.