Interaksi Manusia Dan Komputer (IMK)
ARSITO ARI KUNCORO S.Kom, M.Kom
22 Desember 2021
Interaksi Manusia Dan Komputer (IMK)
Interaksi manusia dan komputer adalah
disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang
meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer
agar mudah digunakan oleh manusia. Sedangkan interaksi manusia dan komputer
sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh
manusia untuk berinteraksi dengan komputer secara interaktif untuk melaksanakan
dan menyelesaikan tugas yang diinginkan.
IMK atau interaksi manusia dan komputer
adalah suatu ilmu yang sangat berkaitan dengan disain implementasi dan evaluasi
dari sistem komputasi iyang interaktif untuk digunakan oleh manusia dan studi
tentang ruang lingkupnya,ada interaksi antara satu atau lebih manusia dan satu
atau lebih komputasi mesin.
Agar komputer dapat diterima secara luas dan
digunakan secara efektif, maka perlu dirancang secara baik.
Hal ini tidak berarti bahwa semua sistem
harus dirancang agar dapat mengakomodasi semua orang, namun komputer perlu
dirancang agar memenuhi dan mempunyai kemampuan sesuai dengan kebutuhan
pengguna secara spesifik.
Pada tahun 1970 mulai dikenal istilah
antarmuka pengguna (user interface), yang juga dikenal dengan istilah
Man-Machine Interface (MMI), dan mulai menjadi topik perhatian bagi peneliti
dan perancang sistem.
Perusahaan komputer mulai memikirkan aspek
fisik dari antarmuka pengguna sebagai faktor penentu keberhasilan dalam
pemasaran produknya.
Istilah human-computer interaction (HCI)
mulai muncul pertengahan tahun 1980-an sebagai bidang studi yang baru. Istilah
HCI mengisyaratkan bahwa bidang studi ini mempunyai fokus yang lebih luas,
tidak hanya sekedar perancangan antarmuka secara fisik.
Komponen
Interaksi Manusia Dan Komputer
Komponen
komponen Interaksi Manusia Komputer Terdiri Dari 3 Bagian Yaitu :
1.
Manusia
( Manusia merupakan pengguna user yang memakai komputer atau sistem tersebut,
dimana manusia sendiri memiliki karakter dan perilaku yang berbeda beda dengan
kebutuhannnya dalam menggunakan komputer ).
2.
Komputer
( Komputer merupakan peralatan elekteronik yang terdiri dari perangkat keras
dan perangkat lunak ).
3.
Interface
( Manusia dan komputer berinteraksi melalui antar muka yang ada di dalam sistem
komputer yang memungkinkan manusia berhubungan dengan komputer ).
Tujuan Interaksi
Manusia Dan Komputer
Tujuan
utama IMK adalah untuk:
1.
Membuat
sistem yang lebih:
a.
Berguna
(usable)
b.
Aman
c.
Produktif
d.
Efektif
e.
Efisien
f.
Fungsional
2.
Meningkatkan
interaksi antara manusia dgn sistem komputer
Sistem
yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat
berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan
meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability),
efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency).
Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya
pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan
secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau
lingkungan keluarga. Sedangkan Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa
sistem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara
individu ataupun kelompok. Utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau
sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya.
Sejarah
IMK ( Interaksi Manusia Dan Komputer )
1.
Komputer
pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat
sulit dipakai dan tidak praktis. Disebabkan karena komputer merupakan mesin
yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai di kalangan tertentu, misalnya para
ilmuwan /ahli-ahli teknik.
2.
Komputer
pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, Dengan ini prkembangan penggunaan
teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan
(pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya).
Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut mempengaruhi juga rancangan sistem. Sistem
rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus
mempunyai kecocokan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang
harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul
isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai
Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.
3.
Para
peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada
pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem
(komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih
baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkan istilah Human-Computer
Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.
Konsep Interaksi
Manusia Dan Komputer
Usability
merupakan salah satu faktor penting dalam IMK suatu situs web. Kemajuan
teknologi menyebabkan pentingnya efektifitas, efesiensi dan kemudahan-kemudahan
lainnya ketika pengguna internet mengujungi suatu situs.
Menurut
Nielsen(2003), komponen-komponen yang membengaruhi usabilityantara lain :
1.
Learnability(Kemampuan
Pembelajaran)
a.
Seberapa
mudah memperlajari suatu sistem.
b.
Seberapa
cepat untuk menguasai sampai menjadi mahir.
c.
Bagaimana
kemampuan pemakai mempertahankan pengetahuannya setelah jangka waktu tertentu.
2.
Throughput(Tolak
Ukur Keluaran)
a.
Seberapa
cepat suatu tugas dikerjakan
b.
Seberapa
banyak kesalahan dan kesalahan-kesalahan apa saja yang dibuat pemakai.
c.
seberapa
banyak orang yang diperlukan untuk memperbaiki kesalahan.
3.
Flexibility(Keluwesan)
a.
Seberapa
besar kecocokan sistem dengan keahlian seorang pemakai.
b.
Fleksibilitas
sistem diubah untuk memenuhi jalan kerja yang berbeda atau perbedaan level dari
suatu keahlian.
4.
Attitude(Perilaku)
a.
Kepuasan
pemakai terhadap sistem.
b.
Manfaat
yang dirasakan oleh pemakai terhadap sistem.
c.
Berapa
lama sistem dipakai oleh pemakai.
Menurut
Mandel(1994) masalah-masalah usability
yang umum terjadi antara lain :
1.
Visualisasi
yang buruk.
2.
Informasi
yang bisa dibaca mengalami kerusakan.
3.
Komponen
yang tidak dapat dimengerti.
4.
Selingan
yang mengganggu.
5.
Navigasi
yang membingungkan.
6.
Navigasi
yang tidak efisien.
7.
Operasi
yang tidak efisien.
8.
Scrolling
yang berlebihan atau yang tidak efisien.
9.
Informasi
yang berlebihan atau terlalu banyak.
10.Rancangan yang tidak
konsisten.
11.Informasi yang tidak
ter-update.
Perancangan
antarmuka sistem merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum membuat
antarmuka. Tiga hal penting yang harus diperhatikan dari peracangan tersebut
antara lain :
1.
Penentuan
sasaran masyarakat pemakai dan tugas-tugasnya sangat penting.
2.
Desain
yang baik bagi komunitas yang satu bisa tidak sesuai bagi komunitas lainnya.
3.
Desain
yang efisien bagi sekumpulan tugas dapat tidak efisien bagi kumpulan lainnya.
Mengacu
pada hal-hal tersebut, berikut adalah langkah-langkah perancangan antarmuka
sistem :
1.
Tentukan
pengunjung situs.
2.
Pahami
fungsi bisnis
3.
Pahami
prinsip-prinsip antarmuka dan rancangan layar yang baik.
4.
Kembangkan
system menu dan skema navigasi.
5.
Pilih
jenis windows yang tepat.
6.
Pilih
peralatan interksi yang tepat.
7.
Pilih
pengatur layar yang tepat.
8.
Buat
teks dan pesan yang jelas.
9.
Berikan
timbal balik yang efektif.
10.Berikan akses yang
efektif.
11.Buat grafik, icon,
dan gambar yang berguna.
12.Gunakan warna yang
tepat.
13.Atur tataruang
windows dan halaman.
14.Lakukan test.
Tentang Penulis
ARSITO ARI KUNCORO S.Kom, M.Kom
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.