Logo Universitas STEKOM
MENU
10 Tips Belajar Pemrograman Untuk Pemula (part 1)
Informasi 43 dibaca

10 Tips Belajar Pemrograman Untuk Pemula (part 1)

T

TAUFIK KURNIALENSYA S.Kom, M.Kom

Informasi

Diterbitkan

calendar_today 22 Juni 2022

1. Kenali Jenis-Jenis Developer

Pertama, sebaiknya kita tahu dulu jenis-jenis developer alias orang yang mengembangkan website/apps. Pasalnya, coding untuk setiap tipe developer bisa jadi berbeda.

Berikut beberapa jenis developer:

  • Front-end developer: bertanggung jawab mengembangkan website dari sisi tampilan dengan menggunakan HTML, CSS, JavaScript, dll.
  • Back-end developer: bertugas mengatur bagian belakang website/apps. Seperti: server, penerimaan data dari front end, dan lain-lain.
  • Full-stack developer: gabungan dari keduanya, harus mengurusi front-end sampai dengan back-end. 

Lalu, manakah yang paling cocok untuk kita?

Jawabannya, tergantung minat kita. Kalau lebih suka mendekorasi tampilan, perdalam lah wawasan tentang front-end. Namun jika kita lebih berminat membangun logika sistem, back-end adalah pilihan tepat. Nah kalau kita tertarik keduanya, terjun menjadi full-stack developer juga bisa, lho. 


2. Ketahui Perbedaan Bahasa Pemrograman

Banyak orang mengira semua yang dipakai untuk membuat website/apps adalah bahasa pemrograman. Padahal, belum tentu, lho.

Meskipun sama-sama digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer, ada berbagai tipe bahasa:

  • Bahasa markup:  bahasa komputer yang terdiri dari sekumpulan kode untuk mengatur struktur dan bagaimana informasi ditampilkan;
  • Bahasa style sheet: bahasa komputer untuk menata presentasi konten. Mulai dari layout, font, warna, dll;
  • Bahasa Script: serangkaian perintah komputer yang bisa dieksekusi secara otomatis;
  • Bahasa pemrograman: bahasa komputer yang terdiri dari serangkaian aturan (string) untuk menghasilkan output tertentu. Khususnya mengembangkan website, software, apps, dll.
T

Tentang Penulis

TAUFIK KURNIALENSYA S.Kom, M.Kom

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.